Timnas Indonesia U-19 yang tergabung di Grup A, masih terus berjuang demi dapat keluar sebagai Juara Grup. Untuk ambisi terbesar tentunya Timnas Garuda kita ingin keluar sebagai Juara AFC U-19 Championship seperti yang mereka raih pada tahun 2013 silam.
Meski skuad Timnas Garuda telah komplit, namun masih ada hal disayangkan karena Sang bocah Titisan Dewa Brahma, Egy Maulana Vikri masih belum dapat bergabung untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19.
Bahkan atas masalah ini, Sekertaris PSSI, Ratu Tisha Destria menyalahkan Lechia Gdansk, sebagai pihak yang sudah melarang Egy Maulana Vikri untuk bergabung Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19.
Parahnya pemain berusia 17 tahun itu kabarnya tak diizinkan untuk pulang ke Indonesia oleh Lechia G'dansk yakni klub yang sekarang tengah menaunginya itu. Ia ditahan untuk tetap bermain bersama Lechia G'dansk.
Ratu Thisa Destria mengungkapkan kekesalannya. Ia mengatakan jika: "Pihak Lechia (Gdansk) sudah tahu ada Piala AFF, namun masih ditahan juga. (PSSI) sudah komunikasi dengan Lechia," ujar Tisha saat dihubungi wartawan, seperti yang dikutip dari bola.com (5/7/2018)
Geramnya lagi, hingga Timnas Indonesia U-19 melakoni dua pertandingan babak penyisihan, pemain kelahiran Medan itu tidak kunjung bergabung. Seharusnya Lechia G'dansk memberikan kesempatan agar Egy dapat bergabung dulu dengan Timnas Garuda.
Meski Egy Maulana Vikri bikin Timnas Indonesia meradang, namun kekuatan Timnas Indonesia U-19 tetap berbahaya. Buktinya, Garuda Nusantara mampu memuncaki Grup A Piala AFF U-19 dengan enam poin dari dua partai.
Sumber

