Kini pasukan Fakhri Husaini bersiap menghadapi pertandingan perdana di zona grup. Lawannya bukan sembarangan yakni Iran, salah satu tim tangguh dari Timur Tengah.
Duel akan digeber pada Jumat 21 September 2018 sore, di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Jika membandingkan kekuatan kedua tim tampaknya relatif masih seimbang. Meski belum pernah bertemu.
Tapi dalam pertandingan terakhir, baik tim Garuda maupun Iran sama-sama pernah menghadapi Oman. Bagus Kahfi memang hanya menghasilkan skor imbang 3-3. Sedangkan Iran U-16 sampai dua kali mengalahkan Oman dalam laga uji coba.
Mengutip bolaskor.com (13/9/2018), pertandingan di Teheran pada 31 Agustus dan 3 September itu berakhir dengan kedudukan 2-1 dan 1-0 untuk tuan rumah. Kendati demikian tak lantas membuat Iran merasa lebih hebat dari armada Garuda Asia.
Justru mereka seolah agak ketakutan bakal menghadapi Timnas Indonesia U-16 yang merupakan jawara Asia Tenggara dengan merengkuh gelar Piala AFF U-16 2018. Simak saja bagaimana komentar pelatih Iran U-16, Abbas Chamanyan dilansir indosport.com (14/9/2018).
Tentu kami harus kerja keras. Tapi kami adalah Iran dan akan bekerja untuk sukses dengan semangat yang kami miliki,".
Ia juga mengaku buta kekuatan Timnas Indonesia U-16, sehingga harus mempelajarinya lewat rekaman video.Tentu saja jika ia melihat bagaimana hebatnya aksi para penggawa Garuda muda ini di Piala AFF U-16, boleh jadi sang juru taktik akan merasa khawatir.
Sebab anak-anak Garuda adalah para petarung sekaligus pejuang yang pantang menyerah. Bahkan pasukan junior Samurai Biru pun pernah ditaklukkan saat di semifinal Turnamen Jenesys Jepang. Jadi, sudah sepantasnya lah lawan merasa cemas berhadapan dengan Timnas U-16 jika melihat catatan dan rekaman aksi mereka. Bravo Indonesia!
Sumber


