Timnas Indonesia U-16 ini dalam ajang Piala AFC, diprediksikan dan diharapkan pula untuk lolos dan menjadi juara. Hal tersebut dapat dilihar dari Track Record yang sudah mereka capai, dimana mereka berhasil mengantongi dua gelar juara, Piala Jenesys dan Piala AFF.
Prestasi yang semakin membara dikarenakan persiapan menyambut Piala AFC, Timnas Indonesia pun juga telah memenangkan dua laga uji coba. Hasil dari kedua laga uji coba yang sudah dijalani oleh Timnas Indonesia membuahkan hasil yang sangat luar biasa, keduanya berhasil disapu bersih dengan jumlah gol yang banyak dan tanpa kebobolan alias Clean Sheet.
Garuda Muda sebenarnya tidak perlu untuk menjadi juara dalam ajang AFC itu nantinya, karena mereka sudah ditargetkan oleh PSSI masuk empat besar yang dimana mereka secara otomatis sudah bisa lolos masuk ke dalam Piala Dunia 2019, Peru.
Namun, impian mereka untuk bisa lolos ke Piala Dunia, nampaknya akan pupus. Hal ini dikarenakan cerobohnya PSSI yang kembali membuat 'ulah'. Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, pasalnya merangkap jabatan menjadi Gubernur Sumatra Utara.
Jika hal tersebut terjadi, maka sepak bola Indonesia bisa dikenakan sanksi dari FIFA, seperti larangan bermain di semua turnamen yang digelar oleh FIFA. PSSI seharusnya sudah tahu dan paham bahwa FIFA melarang pemimpin organisasi sepak bola di setiap negara untuk merangkap jabatan politik.
Dilansir dari FIFA.com, secara jelas FIFA menyatakan bahwa, "pemimpin organisasi sepak bola di setiap negara tidak boleh merangkap jabatan menjadi seorang politisi, karena peran seorang ketua umum organisasi sepak bola, sepenuhnya berperan dan bertugas untuk memajukan sepak bola di negaranya."
Alih-alih bukannya berbenah, Ey Rahmayadi justru semakin membuat panas keadaan dengan menyatakan bahwa dirinya tidak akan mundur dari kursi ketua umum PSSI, meski terpilih sebagai Gubernur Sumatra Utara.
Pernyataan itu, tentu membuat publik pecinta sepak bola tanah air semakin geram, apalagi mengingat masih banyak janji yang belum ditepati oleh Edy. Seperti janji untuk mengusut kasus meninggalnya alm. Banu, suporter Persita Tangerang, buktinya sampai saat ini kasus itu masih belum ada kabar dan tidak jelas.
Edy juga dulu ketika dilantik berjanji akan lekas menuntaskan semua permasalahan sepak bola Indonesai dengan merumuskan 11 poin, tapi sampai dengan cutinya beliau masih banyak yang belum terealisasikan.
Kecintaan masyarakat Indonesia terhadap Indonesia terhadap sepak bola, khususnya kepada Timnas U-16 Indonesia sangatlah besar. Sudah berpuluh-puluh tahun lamanya Indonesia merindukan gelar juara.
Seharusnya, PSSI bisa menjadi organisasi yang membangun perabadan sepak bola Indonesia, sehingga gelar jawara yang telah lama diimpikan oleh masyarakat bisa tercapai. Bukannya malah berulah dan membuat ricuh.
Sumber

